Sabtu, 14 November 2009

pacaran, belajar, belajar dan pacaran...

Hmm.......lagi-lagi membahas soal cinta, cinta dan cinta kenapa kada luangkan sedikit kata untuk bercerita. Duh ko gue sendiri sich yang bemamai, hehe.... Lucu ya, jadi bertanya-tanya 'apakah kalau kita belum pernah merasakan sesuatu maka kita tidak tahu sesuatu itu benar atau salah?'Nggak ada niat apa-apa loh, cuman tergelitik aja dengan pengungkapan. Nah sesuai judul yang saya pikirkan 2 hari sebelum nya, dengan sebatang roko bla bla bla... maklum tidak ada sponsor disini jadi kita sensor aja nama roko nya, yoi lah kali ini saya mau ngenulis catatan yang sederhana, Cuma sebagai pencerahan aja ko, pacaran, belajar, atau malah dua-dua nya pacaran dan belajar?’ Anggaplah pacaran itu sebagai tempat menambah semangat dalam belajar dan jangan mencintai seseorang terlalu berlebihan, serta niatlah untuk ibadah dan untuk lebih mengenal karakter seseorang yang berbeda. Yo yo yo. . . langsung aja yo, kalian harus baca yang dwi bawah ini, ya yo sekedar pencerahan kita aja yo.

Kl memilih belajar :
1. Belajar memiliki masa depan yg pasti, sedangkan pacaran masa depannya menggantung.
2. Belajar dpt digunakan utk mencari duit, pacaran hanya bisa menghabiskan duit.
3. Dlm belajar, kalau ada masalah gampang diselesaikan (tinggal tanya guru), dlm pacaran kalau ada masalah susah selesainya.
4. Ilmu dr belajar dpt diberikan pd org lain sehingga berguna, tdk demikian dg pacar.

Kl memilih pacaran :
1. Pacaran dpt mendorong utk bersifat mandiri (yg kelak bs sangat berguna).
2. Pacaran dpt meningkatkan rasa toleransi, disiplin, dan empati.
3. Pd beberapa kasus pacaran dpt mengubah kebiasaan buruk.
4. Pacaran lebih menyenangkan ketimbang belajar.

Terserah mau pilih yg mana, yg penting peliharalah kedamaian negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar